Analisis Hubungan Kemampuan Dan Pengalaman Pekerja Konstruksi Terhadap Sertifikasi Kompetensi Jasa Konstruksi
DOI:
https://doi.org/10.25077/jrs.18.2.91-101.2022Keywords:
Jasa Konstruksi, Kompetensi, Tukang, Undang-undang No. 2 tahun 2017Abstract
Sebagian besar tenaga kerja konstruksi di Indonesia merupakan tenaga ahli yang belum memiliki banyak pengalaman. Secara keseluruhan, bagian terbesar dari tenaga kerja terampilan maupun tenaga ahli tersebut berpendidikan sekolah dasar ke bawah. Masalah yang timbul adalah banyak diantara para pekerja tersebut tumbuh dan berkembang tanpa melalui proses yang didukung oleh pengetahuan teknik yang cukup. Undang-undang No. 2 tahun 2017 yang mengatur jasa konstruksi, dimana pada pasal 70 mengatakan bahwa dalam bidang jasa konstruksi mewajibkan setiap tenaga kerja memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja. Untuk itu dilakukan Penelitian kepada penyebaran tenaga kerja di Kota Padang dilihat dari sertifikasi, pengalaman, dengan memberikan gambaran mengenai hubungan kemampuan dan pengalaman tukang tradisional dalam bekerja terhadap sertifikasi kompetensi jasa konstruksi dengan melakukan penyebaran kuesioner pada proyek konstruksi di Kota Padang. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan informasi pada pemerintah daerah Provinsi Sumatera Barat pada umumnya dan Kota Padang pada khususnya mengenai tingkat kualifikasi tenaga kerja yang tersedia sehingga dapat dilakukan evaluasi kembali mengenai tindakan sesuai dengan pasal 2 tahun 2017 mengenai jasa konstruksi. Data yang digunakan dalam penelitian berupa data kuantitatif dengan hasil pengisian interpretasi persoalan sebagai instrumen penelitian. Metode yang digunakan berupa pengisian kuesioner dengan koresponden kepala tukang dan tukang (batu, kayu, besi/beton) pada proyek konstruksi di Kota Padang. Pengambilan sampel dilakukan pada 7 proyek dengan jumlah responden 90 orang yang terdiri dari mandor, tukang dan pekerja. Data yang diperoleh di analisis dengan uji statistik deskriptif dan uji instrumen. Berdasarkan hasil analisa penyebaran tenaga kerja di Kota Padang adalah tenaga kerja yang memiliki sertifikasi dengan persentase 34%, sedangkan yang belum bersertifikasi sebesar 66% dengan tingkat pengalaman responden selama < 1 tahun sebesar 36 % > 1 tahun sebesar 64%.
Downloads
References
Agustin, S., Djauhari, Z., & Suryanita, R. (2020). Aplikasi Metoda Rapid Visual Screening (RVS) Dalam Monitoring Kerentanan Bangunan Pemerintahan Di Indragiri Hulu. Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand), 16(1), 38–48. https://doi.org/https://doi.org/10.25077/jrs.16.1.38-48.2020
Brockmann, M., L. Clarke, and C. Winch, "Knowledge, skills, competence: European divergences in
vocational education and training (VET)—the English, German and Dutch cases". Oxford review
of education,(2008). 34(5): p. 547-567.
Hadfield, D.(2004) "Professional certification". American Music Teacher: p. 54-57.
Kusumah, E. P. (2016). Olah Data Skripsi Dengan SPSS 22. Bangka Belitung: LAB KOM MANAJEMEN FE UBB.
Rakhmi Agusti, S. M. (2020). Keadaan Angkatan Kerja Di Provinsi Sumatera Barat. Padang: Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat.
Syahruddin. (2002). Empat Isu Ketenagakerjaan Dalam Pengembangan Mutu Sumber Daya Manumur Menyongsong Pembangunan Jangka Tahap Kedua. Pidato Pengukuhan Guru Besar Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Tidak diterbitkan.
Tjiptoherijanto. (2000). Migrasi Urbanisasi dan pasar kerja. Jakarta: Makalah disampaikan dalam Simposium Dua Hari Kantor Menteri Negara Transmigrasi dan Kependudukan / BAKMP, Jakarta 25 – 26 Mei 2000.
Undang-undang No. 02 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi Standar Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Kategori Bidang Konstruksi
Agustin, S., Djauhari, Z., & Suryanita, R. (2020). Aplikasi Metoda Rapid Visual Screening (RVS) Dalam Monitoring Kerentanan Bangunan Pemerintahan Di Indragiri Hulu. Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand), 16(1), 38–48. https://doi.org/https://doi.org/10.25077/jrs.16.1.38-48.2020
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Embun Sari Ayu, Indra Khaidir, Willy Widrev

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS) is licensed under CC BY-NC 4.0