Identifikasi Faktor Penyebab Keterlambatan Pelaksanaan Proyek Infrastruktur Sumberdaya Air di Kabupaten Solok
DOI:
https://doi.org/10.25077/jrs.16.2.132-142.2020Keywords:
keterlambatan proyek, water resources, projectAbstract
Kabupaten Solok adalah daerah pertanian dan lumbung penghasil beras di Provinsi Sumatera Barat. Untuk menjaga produksi beras dan pertanian pemerintah kabupaten melaksanakan berbagai proyek sumberdaya air untuk menunjang produksi pertanian tersebut. Pelaksanaan proyek tersebut memperlihatkan adanya keterlambatan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber-sumber penyebab keterlambatan proyek infrastruktur sumberdaya air di Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan metoda survey kuesioner dan total ada 75 responden ang teriri dari kontraktor, konsultan perencana, konsultan pengawas, PPTK, dan PPK. Hasil kuesioner memperliahtkan dari 17 buah faktor yang ditinjau didapatkan 5 faktor utama yang berpengaruh terhadap keterlambatan, yaitu pembebasan tanah (nilai rata-rata 4,53), pengaruh cuaca (rata-rata 4,53), tidak ada sosialisasi dengan instansi terkait (rata-rata 4,37), lokasi proyek sulit dijangkau (rata-rata 4,28), dan manajemen pengawasan proyek yang buruk (rata-rata 4,20).Downloads
References
Andria, R., Afrizal, & Azwar. (2018). Komunikasi Antarpribadi Pada Pembebasan Lahan Proyek Padang ByPass. Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand), 18(2), 95-106. doi:https://doi.org/10.25077/jrs.14.2.95-106.
BPS Kab. Solok. (2017). Luas Tanam Tanaman Padi Sawah. Retrieved from https://solokkab.bps.go.id/dynamictable/2017/05/22/10/luas-tanam-tanaman-padi-sawah.html
Hidayat, B., & Rasadi, A. (2014). Studi risiko proyek konstruksi di Sumatera Barat dengan metoda content analysis artikel berita surat kabar. Paper presented at the Konferensi Nasional Teknik Sipil 8 (Konteks 8), Bandung, Jawa Barat. 16-18 Oktober 2014.
Istijono, B. (2014). Lahan Menjadi Faktor Penghambat Dalam Pelaksanaan pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand), 10(2), 52-59. doi:https://doi.org/10.25077/jrs.10.2.52-59.2014
Kerzner, H. (2009). Project Management. A system approach to planning, schedulling, and controlling (10th ed.) (10 ed.). New York: John Wiley & Sons.
Masita, R. N., & Adi, T. J. W. (2015). Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek Di Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua. Paper presented at the Seminar Nasional Manajemen Teknologi XXII, Surabaya - 24 Januari 2015.
Naoum, S. G. (2007). Dissertation research and writing for construction students (2nd ed.). Oxford, UK: Butterworth-Heinemann.
Nengsi, D. P. (2019). Studi Persepsi Risiko Pada Proyek Konstruksi Bidang Pengairan di Sumatera Barat. (Magister), Tesis, Magister Teknik Sipil, Universitas Andalas, Padang. Retrieved from https://scholar.unand.ac.id/56112/
Pemkab. Solok. (2009). Geografis Kabupaten Solok. Retrieved from https://solokkab.go.id/hal-keadaan-geografis-kabupaten-solok.html
PMI. (2008). A guide to the project management body of knowledge (PMBOK Guide) - Fourth edition. Newton Square, Pennsylvania: Project Management Institute, Inc.
Saunders, M., Lewis, P., & Thornhill, A. (2007). Research method for business students (4th ed) (Fourth ed.). Essex: Pearson education.
Soeharto, I. (1995). Manajemen Proyek - Dari Konseptual Sampai Operasional. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS) is licensed under CC BY-NC 4.0