PENILAIAN RISIKO KEGAGALAN DAN MITIGASI RISIKO BENDUNGAN SUTAMI

Authors

  • Rizki Hamdani Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah
  • Sukamta Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah
  • Suharyanto Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah

DOI:

https://doi.org/10.25077/jrs.22.2.242-257.2026

Keywords:

Kegagalan Bendungan, Penilaian Risiko, Modifikasi ICOLD, Tindakan Perbaikan

Abstract

Disamping memberikan manfaat yang signifikan bagi kehidupan masyarakat, keberadaan bendungan juga menyimpan potensi risiko yang tidak dapat diabaikan. Keruntuhan suatu bendungan berpotensi menimbulkan banjir bandang yang mengakibatkan korban jiwa, kerugian harta benda, serta kerusakan lingkungan yang parah di kawasan hilir. Kondisi ini khususnya relevan bagi bendungan yang telah beroperasi dalam jangka waktu lama dan memerlukan kegiatan pemeliharaan intensif berupa perbaikan maupun rehabilitasi. Guna meminimalkan risiko kegagalan bendungan, diperlukan penilaian risiko yang komprehensif untuk menganalisis dan mengevaluasi potensi bahaya yang ada. Penelitian ini melakukan penilaian risiko Bendungan Sutami dengan menggunakan tiga pendekatan metode, yaitu metode pohon kejadian (event tree), dan metode tradisional, serta metode modifikasi ICOLD. Hasil identifikasi mode kegagalan menggunakan FMECA menunjukkan bahwa komponen kebocoran Waterway PLTA memiliki nilai kekritisan tertinggi (Cr = 64), sehingga menjadi prioritas utama analisis lanjutan. Temuan penelitian berdasarkan metode tradisional dan metode pohon kejadian menunjukkan nilai probabilitas kegagalan pada komponen kritis Bendungan Sutami berada pada kisaran 1,00E-05 hingga 3,65E-02, yang melampaui ambang kriteria risiko yang dapat diterima sehingga dikategorikan "Tidak Memenuhi". Adapun berdasarkan metode modifikasi ICOLD, diperoleh nilai indeks risiko sebesar 67 dengan klasifikasi risiko "Tinggi", yang mengindikasikan bahwa Bendungan Sutami memerlukan perhatian khusus berupa tindakan perbaikan teknis dan terjadwal untuk mereduksi risiko kegagalan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buldan, R., Sriyana, I., & Suharyanto. (2021). PENILAIAN RISIKO KEGAGALAN BENDUNGAN KEDUNGOMBO SEBAGAI DASAR PRIORITAS PEMELIHARAAN BENDUNGAN. In Agustus (Vol. 4, Number 3).

Federal Energy Regulatory Commission. (2020). Engineering guidelines for the evaluation of hydropower projects: Chapter 1, Introduction to risk-informed decision making. https://ferc.gov

Firmansyah, R., & Sriyana, I. (2022). PENILAIAN RISIKO BENDUNGAN SAGULING DENGAN METODE TRADISIONAL, METODE POHON KEJADIAN DAN METODE MODIFIKASI ICOLD.

Fu, X., Gu, C.-S., Su, H.-Z., & Qin, X.-N. (2018). Risk analysis of earth-rock dam failures based on fuzzy event tree method. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(5), 886.

Herawanto, B., Suripin, & Wulandari, D. A. (2023). Dyah Ari Wulandari (3) Media Ilmiah Teknik Sipil (Vol. 11, Number 1).

ICOLD (International Commission on Large Dams). (2005). Risk assessment in dam safety management: A reconnaissance of benefits, methods and current applications. 130.

Indrawan, D. (2013). Penilaian Indeks Risiko Metode Modifikasi Andersen dan Modifikasi ICOLD untuk 12 Bendungan di Pulau Jawa. Jurnal Sumber Daya Air, 9(2), 93–104.

Ismijayanti, D., Kodoatie, R. J., & Edhisono, S. (2023). Penilaian Risiko Bendungan Manggar Dengan Metode Modifikasi ICOLD: Risk Assessment Manggar Dam With Modification ICOLD Method. Media Ilmiah Teknik Sipil, 11(3), 176–182.

Kementerian PUPR. (2011). Pedoman Teknis Penilaian Resiko Bendungan. Jakarta.

Mulyono, J. (2017). Konsepsi keamanan bendungan dalam pembangunan dan pengelolaan bendungan. Jurnal Infrastruktur, 3(1), 1–62.

Perum Jasa Tirta I. (2016). Pemeriksaan Besar Bendungan Sutami.

Robert J. Kodoati. (2018). Analisis Risiko Keamanan Bendungan Berbasis Instrumentasi: 6 (2). Media Ilmiah Teknik Sipil.

Soentoro, E. A. , P. A. B. , & S. S. H. (2013). Study on Dam Risk Assessment as a Decision-Making Tool to Assist Prioritizing Maintenance of Embankment Dam in Indonesia.

Suprapto, R. E., Japarussidik, J., Sriyana, S., & Sadono, K. W. (2021). Penilaian Risiko Bendungan Pelaparado Berbasis Metode Modifikasi ICOLD dan Metode Indeks Risiko. Teknik, 42(2), 226–235.

United States Bureau of Reclamation, & United States Army Corps of Engineers. (2019). Best practices in dam and levee safety risk analysis: Chapter A5, Event trees. https://usbr.gov

Yang, D., Wu, J., Guo, Z., Zeng, X., & Zhang, Q. (2024). Safety risk assessment of reservoir dam structure: an empirical study in China. Scientific Reports, 14(1), 20232. https://doi.org/10.1038/s41598-024-71156-1

Published

31-07-2026

How to Cite

Hamdani, R., Sukamta, & Suharyanto. (2026). PENILAIAN RISIKO KEGAGALAN DAN MITIGASI RISIKO BENDUNGAN SUTAMI. Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand), 22(2), 242–257. https://doi.org/10.25077/jrs.22.2.242-257.2026

Issue

Section

Articles