ANALISA POTENSI LIKUIFAKSI BERDASARKAN DATA PENGUJIAN SONDIR (STUDI KASUS GOR HAJI AGUS SALIM DAN LAPAI, PADANG)

Hendri Gusti Putra(1*), Abdul Hakam(2), Dody Lastaruna(3)

(1) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Andalas
(2) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Andalas
(3) Mahasiswa, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Andalas
(*) Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.25077/jrs.5.1.11-22.2009

Copyright (c) 2009 Hendri Gusti Putra, Abdul Hakam, Dody Lastaruna

Abstract


Likuifaksi (liquefaction) merupakan salah satu bahaya yang ditimbulkan dari gempa bumi. Pada saat gempa terjadi, tanah mengalami perubahan sifat dari solid ke liquid akibat beban siklik yang diterima. Untuk itu, diperlukan suatu metode yang mudah dan sederhana untuk mengevaluasi potensi perilaku likuifaksi pada tanah, yang dapat diterapkan di kota Padang dan Sumatera Barat secara umumnya. Salah satunya adalah metode analisa potensi likuifaksi menggunakan data pengujian sondir di lapangan. Metode yang dititik beratkan kepada korelasi data perlawanan konus terhadap cyclic stress ratio dalam suatu grafik sederhana (Seed dan Idriss) yang menunjukkan
batasan tanah mengalami likuifaksi atau tidak. Grafik dapat menunjukkan variasi nilai kritis uji sondir terhadap potensi likuifaksi telah dikembangkan untuk beberapa variasi terahadap magnitude gempa dan percepatan maksimum tanah serta pengaruh level muka air tanah. Dari hasil penelitian yang dilakukan, menunjukkan daerah penelitian yaitu GOR Haji Agus Salim dan Lapai, Padang, memiliki nilai faktor keamanan yang sangat kecil (< 0,5), dibandingkan dengan faktor keamanan yang telah ditetapkan, yaitu 1,50. Hal ini berati bahwa daerah penelitian memiliki potensi besar terhadap likuifaksi.

Keywords : gempa bumi, likuifaksi, normalisasi perlawanan kerucut, in-situ test

Full Text:

PDF


Jurnal Rekayasa Sipil (JRS)-Universitas Andalas (Unand). ISSN: 1858-2133 (print) & 2477-3484 (online)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons License