Durabilitas Beton menggunakan Remah Karet dan FABA (Fly Ash Bottom Ash) untuk Perkerasan Kaku di Lingkungan Gambut

Ria Larici(1), Gunawan Wibisono(2), Monita Olivia(3*)

(1) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau, Pekanbaru, Riau
(2) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau, Pekanbaru, Riau
(3) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau, Pekanbaru, Riau
(*) Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.25077/jrs.16.2.143-153.2020

Copyright (c) 2020 Ria Larici, Gunawan Wibisono, Monita Olivia

Abstract


Perkerasan kaku di lingkungan gambut memerlukan durabilitas tinggi agar beton dapat bertahan pada lingkungan sekitar tanpa mengalami kerusakan selama jangka waktu yang ditetapkan. Tujuan penelitian mengkaji durabilitas beton campuran remah karet (crumb rubber) dan fly ash bottom ash  (FABA) dengan mutu beton rencana f’cr 35 MPa direndam dalam air gambut. Pada penelitian ini, beton Portland Composite Cement (PCC) dengan faktor air semen (fas) sebesar 0,3 digunakan sebagai beton kontrol. Sedangkan beton PCC-CR-FA menggunakan beton PCC sebagai perekat utama, remah karet sebesar 5% dari berat agregat halus, dan FABA sebanyak 10% dari berat semen. Pengujian kuat tekan, kuat tarik, porositas, dan perubahan berat dilakukan dengan perendaman di air gambut selama 120 hari. Benda uji dirawat selama 28 hari di air biasa sebelum dilakukan perendaman dengan air gambut. Hasil pengujian menunjukkan kuat tekan beton PCC dan PCC-CR-FA meningkat dengan bertambahnya umur beton setelah direndam di air gambut. Peningkatan kuat tekan beton setelah umur 120 hari untuk beton PCC dan PCC-CR-FA sebesar 8,56% dan 13,81% dari umur awal beton di air gambut. Kuat tarik beton PCC dan PCC-CR-FA mengalami penurunan sebesar 12,94% dan 4,41% dari umur awal beton di air gambut. Porositas mengalami penurunan pada umur 120 hari untuk beton PCC dan PCC-CR-FA sebesar 0,24% dan 0,32% dari umur awal beton di air gambut. Berat beton PCC dan PCC-CR-FA mengalami peningkatan sebesar 0,27% dan 0,34% pada umur 120 hari dibandingkan beton umur awal perendaman. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan, beton PCC-CR-FA dengan campuran remah karet dan FABA dapat meningkatkan durabilitas beton untuk perkerasan kaku di lingkungan gambut.

Keywords


Durabilitas; Perkerasan kaku; Remah Karet; FABA; Air gambut

Full Text:

PDF

References


Abdurrahman, H., Qoryati, M. M., & Olivia, M. (2019). Properties of Concrete Using Crumb Rubber and Rice Husk Ash as Additive for Rigid Pavement Material In Peat Environment.

Abdurrahman, H., Wibisono, G., Qoryati, M., Sitompul, I. R., & Olivia, M. (2019). Mechanical Properties of Crumb Rubber-Rice Husk Ash Concrete As a Rigid Pavement Material. Paper presented at the The 7th International Conference on Euro Asia Civil Engineering Forum.

ASTM C 267. (1998). Standard Test Methods for Chemical Resistance of Mortars, Grouts, and Monolithic Surfacing and Polymer Concretes. United States: ASTM.

ASTM C 642-06. (2006). Standard Test Methods for Density, Absorbtion, and Voids in Hardened Concrete. West Conshohocken: ASTM International.

Bisht, K., & Ramana, P. V. (2017). Evaluation on Mechanical and Durability Properties of Crumb Rubber Concrete. Contruction and Building Materials, 155, 811-817.

Dewan Karet Indonesia. (2012). Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor menurut Jenis Tahun 1987-2013.

Fantilli, A. P., Chiaia, B., & Gorino, A. (2016). Ecological and Mechanical Assessment of Lightweight Fiber-reinforced Concrete Made With Rubber or Expanded Clay Aggregates. Corso Duca degli Abruzzi 24, 10129 Torino, Italy: Department of Structural, Building and Geotechnical Engineering, Politecnico di Torino.

Ganjian, E., Khorami, M., & Maghsoudi, A., A. (2009). Constr. Build. Mater. 23 18, 28-36.

Gupta, T., Chaudhary, S., & Sharma, R. K. (2014). Assesment of Mechanical and Durability Properties of Concrete Containing Waste Rubber Tire As Fine Aggregate. Construction and Building Materials, 73, 562-574.

INCAS, I. N. C. A. S. (2015). Indonesia Population, Riau.

Kardos, A. J., & Durham, S. A. (2015). Strength, Durability, and Environmental Properties of Concrete Utilizing Recycled Tire Particles for Pavement Applications. Contruction and Building Materials, 98, 832-845.

Kinasti, R. M. A., & Notodisuryo, D. N. (2017). Pemanfaatan Limbah Pembakaran Batubara ( Bottom Ash) pada PLTU Suralaya Sebagai Media Tanam dalam Upaya Mengurangi Pencemaran Lingkungan. Jurnal Kilat Teknik Sipil Sekolah Tinggi Teknik-PLN, 6(2).

Marthinus, A. P., Sumajouw, M. D. J., & Windah, R. S. (2015). Pengaruh Penambahan Abu Terbang (Fly Ash) Terhadap Kuat Tarik Belah Beton. Jurnal Jurusan Teknik Sipil Universitas Sam Ratulangi.

Mehta, P. K., & Monteiro, P. J. M. (2006). Concrete Microstructure, Properties and Material. New York: Mc Graw-Hill.

Nastain, & Maryoto, A. (2010). Pemanfaatan Pemotongan Ban Bekas untuk Campuran Beton Serat Perkerasan Kaku. Dinamika Rekayasa, 6(1).

Neville, Adam, M., & Brooks, J. J. (2010). Concrete Technology. London: Pearson.

Olivia, M., Damayanti, L., Kamaldi, A., & Djauhari, Z. (2015). Kuat Tekan Beton dengan Semen Campuran Limbah Agro-Industri di Lingkungan Asam. Paper presented at the Prosiding 2nd Andalas Civil Engineering National Conference, Padang.

Olivia, M., Hutapea, U. A., Sitompul, I. R., Damayanti, L., Kamaldi, A., & Djauhari, Z. (2014). Properties of Plain and Blended Cements Exposed to Sulfuric Acid Solution and Acidic Peat Water : a preliminary Study. Paper presented at the The 6th International Conference of Asian Concrete Federation.

Olivia, M., Pradana, T., & Sitompul, I. R. (2016). Properties of Plain and Blended Cement Concrete Immersed in An Acidic Peat Water Canal. Paper presented at the Sustainable Civil Engineering Structure and Construction Material, Denpasar.

Pandiangan, J. A., Olivia, M., & Damayanti, L. (2014). Ketahanan Beton Mutu Tinggi di Lingkungan Asam. Jurnal Teknik Sipil, Universitas Riau, 1(1).

Pangestuti, E. K. (2011). Penambahan Limbah Abu Batu Bara pada Batako Ditinjau Terhadap Kuat Tekan dan Serapan Air. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 13(2), 161-168.

Prasetyo, A., Sitompul, I. R., Djauhari, Z., Ismeddiyanto., & Olivia, M. (2016). Kuat Tarik Belah dan Kuat Lentur Beton OPC dan PCC Menggunakan Air Gambut Sebagai Air Pencampur. Paper presented at the Prosiding Seminar ACE.

Putra, W. A., Olivia, M., & Saputra, E. (2020). Ketahanan Beton Semen Portland Composite Cement (PCC) di Lingkungan Gambut Kabupaten Bengkalis. Jurnal Jurusan Teknik Sipil Universitas Riau, 14(1).

Qoryati, M., Olivia, M., & Wibisono, G. (2019). Durabilitas Beton Campuran Crumb Rubber dan Abu Sekam untuk Material Perkerasan Kaku di Tanah Gambut. (Strata-1), Universitas Riau, Riau.

Sgobba, S., Borsa, M., Molfetta, M., & Marano, G. C. (2015). Mechanical performance and medium-term degradation of rubberized concrete. Jurnal Contruction and Building Material, 820-831.

SNI 03-1974. (2011). Metode Pengujian Kuat Tekan Beton dengan Benda Uji Silinder. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

SNI 03-2491. (2014). Metode Pengujian Kuat Tarik Belah Beton. Bandung: Badan Standarisasi Indonesia.

Su, H., Yang, J., Ling, T. C., Ghataora, G. S., & Dirar, S. (2014). Properties of Concrete Prepared with Waste Tyre Rubber Particles of Uniform and Varying Sizes. University of Birmingham, 91, 288-296.

Sukirman, S. (1999). Perkerasan Lentur Jalan Raya. Bandung: Nova.

Yamin, A., & Haliena, A. (2017). Buku Pintar Bidang Jalan dan Jembatan. Bandung: Puslitbang Jalan dan Jembatan.




Jurnal Rekayasa Sipil (JRS)-Universitas Andalas (Unand). ISSN: 1858-2133 (print) & 2477-3484 (online)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons License