Evaluasi dan Perencanaan Lampu Lalu Lintas Pada Simpang Jalan Syekh Umar Khalil-Bypass Kota Padang

Titi Kurniati(1), Abdul Latif(2), Elsa Eka Putri(3*)

(1) Jurusan Teknik Sipil, Universitas Andalas
(2) Jurusan Teknik Sipil, Universitas Andalas
(3) Jurusan Teknik Sipil, Universitas Andalas
(*) Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.25077/jrs.16.1.49-64.2020

Copyright (c) 2020 Titi Kurniati, Abdul Latif, Elsa Eka Putri

Abstract


Kemacetan yang sering terjadi pada simpang Jalan Syekh Umar Khalil-Bypass Kota Padang menimbulkan terjadinya antrian dan tundaan pada salah satu simpang yang sangat panjang. Maka dilakukanlah evaluasi dan perencanaan lampu lalu lintas untuk mangatasi permasalahan yang terjadi. Survei dilakukan dengan merekam lalu lintas kendaraan dengan menggunakan kamera yang ditempatkan pada persimpangan. Pengambilan data dilaksanakan selama enam jam setiap hari selama dua hari kerja, yaitu 2 jam pagi hari (pukul 07.00 – 09.00), 2 jam siang hari (pukul 12.00 – 14.00), dan 2 jam sore hari (pukul 16.00 – 18.00) pada hari Senin dan Kamis. Kemudian tiap jalur dibagi menjadi beberapa sektor sesuai dengan arah jalan per 15 menit. Dari data per 15 menit tersebut direkap dalam 1 jam, lalu diambil jam puncaknya untuk dianalisa. Perhitungan parameter perencanaan berdasarkan MKJI 1997. Hasil yang didapat pada kondisi eksisting untuk nilai derajat kejenuhan masing-masing pendekat Utara, Selatan dan Timur telah melewati batas jenuh (DS>0,75), sehingga diusulkan 4 jenis perancangan untuk meningkatkan kinerja simpang. Alternatif 1, pelebaran jalur pendekat, alternatif 2, pengaturan simpang menjadi 2 fase, alternatif 3, pengaturan simpang 2 fase dan pelebaran sedangkan alternatif 4 adalah dengan menutup simpang. Hasil perhitungan menunjukan, perencanaan optimum adalah alternatif 3 dan 4.

Keywords


Lampu Lalulintas; Derajat Kejenuhan; Panjang Antrian; Tundaan

Full Text:

PDF

References


Alhani, Erwan, K., & Sulandari, E. (2017). Analisa Lalu Lintas Terhadap Kapasitas Jalan di Pinggiran Kota Pontianak (Kasus Jalan Sungai Raya Dalam). Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura, 4(4).

Badan Pusat Statistik. (2019). Statistik Daerah Kota Padang. Padang: BPS Kota Padang.

Direktorat Jendral Bina Marga. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Khairunnisa, N. F., EPF, A. Y., Priyono, E. Y., & Supriyono. (2017). Evaluasi Kinerja Lalu Lintas Simpang di Jalan Layang Dan Bundaran Kalibanteng, Semarang dengan Nilai Ekuivalensi Mobil Penumpang Simpang Bersinyal Terkoreksi. Jurnal Karya Teknik Sipil, 6(2), 107-117.

Khisty, C. J., & Lall, B. K. (2005). Dasar-dasar Rekayasa Transportasi Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Mahendra, A. D., Khairi, M., Arifin, M. Z., & Sulistio, H. (2015). Kajian Persebaran Lalu Lintas Akibat Pembongkaran Jembatan Soekarno Hatta. Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil, 1-11.

Munandar, A. (2012). Persepsi masyarakat terhadap alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) sistem counter down traffic light dalam menciptakan perilaku tertib berkendara di kota Yogyakarta. (Skripsi), Universitas Negeri Yogyakarta.

Pradipta, Eka, R., & Purba, T. (2016). Evaluasi Kinerja Simpang Bersinyal dan Flyover di Bundaran Kallibanteng. (Tugas Akhir), Universitas Diponegoro, Semarang.

Royan, N. (2015). Analisa perencanaan traffic light di persimpangan bandara SMB II Palembang. Berkala Teknik, 5(2).

Utama, I. W. P. P., Sumanjaya, G., & Ardantha, M. (2017). Perencanaan alat pemberi isyarat lampu lalu lintas (APILL) pada persimpangan jalan pulau galang, jalan taman pancing dan jalan tukud baru Paduraksa, 6(2).




Jurnal Rekayasa Sipil (JRS)-Universitas Andalas (Unand). ISSN: 1858-2133 (print) & 2477-3484 (online)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons License