Pengaruh Waktu Terhadap Daya Dukung Fondasi Tiang Pada Tanah Lunak Dengan Variasi Kekasaran

Zoni Satria(1), Ferry Fatnanta(2*), Soewignjo Agus Nugroho(3)

(1) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau
(2) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau
(3) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau
(*) Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.25077/jrs.16.1.12-24.2020

Copyright (c) 2020 Zoni Satria, Ferry Fatnanta, Soewignjo Agus Nugroho

Abstract


Kapasitas daya dukung tanah lunak sangat kecil, untuk peningkatan daya dukung digunakan fondasi tiang friksi yang menggunakan kekasaran permukaan tiang dengan waktu pemancangan yang telah ditentukan yaitu 0, 4, 8, 16, 32, dan 64 hari. Tujuan penelitian ini adalah Menentukan seberapa besar peningkatan kapasitas daya dukung fondasi tiang dengan variasi kekasaran permukaan tiang dan waktu pengujian pembebanan. Pengujian pembebanan menggunkan metode CRP (Constant Rate of Penetration Method) sedangkan untuk interpretasi kapasitas aksial tiang pancang menggunakan metode Terzaghi dan Peck. Semua variasi waktu akan dianalisis dan dibandingkan hasil daya dukung aksial dari fondasi tiang polos, kekasaran spasi dan kekasaran penuh. Hasil penelitian menunjukan peningkatan daya dukung selalu meningakat dari umur 0 sampai 64 hari. Kapasitas daya dukung fondasi tiang terbesar terdapat pada tiang kekasaran spasi yaitu 55,9 N. tiang kekasaran penuh sebesar 54,5 N dan tiang polos sebesar 22,8 N. Faktor peningkatan daya dukung (∆10) tiang polos sebesar 0,04,  tiang spasi 0,07 dan tiang penuh 0,09 dengan waktu referensi (t0) = 1 hari. Faktor peningkatan (∆10 ) menunjukan faktor peningkatan kapasitas daya dukung tiang seiringnya dengan pertambahan waktu.

 


Keywords


tanah lunak; kekasaran; waktu pemancangan; fondasi tiang friksi

Full Text:

PDF

References


Arianto. (2010). Analisis Parameter Geser Tanah Dengan Geotek. Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

Augustesen, A., Andersen, L., & Sørensen, C. S. (2005). Capacity of Piles in Clay. Aalborg University, Denmark.

Augustesen, A. H. (2006). The Effects of Time on Soil Behaviour and Pile Capacity. Aalborg University, Denmark.

Bowles, J. E. (1991). Sifat-sifat Fisis dan Geoteknis Tanah (Mekanika Tanah). Jakarta: Erlangga.

Bullock, P. J. (2005). Side Shear Set-up. I: Test Piles Driven in Florida. Journal of Geotechnical & Geoenvironmental Engineering, 131(3), 292-300.

D’Applonia, D. J. (1971). Effects of foundation construction on nearby structures. Proceeding of the 4th Panamerican Conference on Soil Mechanics and Foundation Engineering

Komurka, V. E., Wagner, A. B., & Edil, T. B. (2003). Estimating Soil/Pile Set-Up. U.S.A: Wisconsin Highway Research Program, Wisconsin Department of Transportation.

Lied, E. K. W. (2010). A Study of Time Effects on Pile Capacity.

Ravishankar, K. (2006). Effect of Soil Setup on Pile Capacity of Driven Piles. U.S.A: HNTB Corporation.

Skov, R., & Denver, H. (1988). Time-dependence of bearing capacity of piles. Canada.

Svinkin, & Mark, R. (1997). Time-Dependent Capacity Of Piles in Clayey Soil by Dynamic Methods. Proc.XIVth International Confrence on soil Mechanics and Foundation Engineering, Hamburg, 6-12 September, Rotterdam, Belkema, 2, 1045-1048.

Terzaghi, K., & Peck, R. B. (1967). Soil Mechanics in Engineering Practice. New York: Jhon Wiley &Sons.

Wesley, L. D. (1977). Mekanika Tanah (cetakan ke VI). Jakarta: Bandan Penerbit Pekerjaan Umum.




Jurnal Rekayasa Sipil (JRS)-Universitas Andalas (Unand). ISSN: 1858-2133 (print) & 2477-3484 (online)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons License