Kuat Tekan dan Porositas Mortar Sebuk Karet Pada Suhu Tinggi

Kingkin Dwi Pratiwi(1), Diah Widya(2), Zulfikar Djauhari(3), Monita Olivia(4*)

(1) Magister Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau
(2) Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau
(3) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau
(4) Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau
(*) Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.25077/jrs.15.1.57-65.2019

Copyright (c) 2019 kingkin dwi pratiwi, Diah Widya, Zulfikar Djauhari, Monita Olivia

Abstract


Serat karet dari ban bekas dapat digunakan sebagai bahan pengganti agregat kasar, agregat halus dan bahan tambah pada mortar dan beton karena memiliki sifat fleksibel sehingga dapat meningkatkan kelenturan dan daktilitas beton serta belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan bernilai tinggi. Pada penelitian ini serbuk karet dengan ukuran lebih kecil dari serat karet dari olahan ban bekas pada industri vulkanisir ban digunakan sebagai bahan tambah untuk meningkatkan ketahanan mortar pada suhu tinggi. Serbuk ban bekas yang digunakan berupa partikel kecil dengan variasi sebesar 0%, 2,5%, dan 5% dari berat semen. Benda uji berupa mortar ukuran 50x50x50mm yang dirawat selama 28 dari dalam air, kemudian dibakar dalam oven tungku (furnace) dengan suhu bervariasi yakni 250⁰C, 500⁰C dan 750⁰C selama 1 jam. Mortar yang dirawat pada suhu ruang dijadikan sebagai kontrol atau pembanding. Setelah itu dilakukan pengujian kuat tekan dan porositas semua benda uji pada umur 28 hari.  Hasil pengujian menunjukkan bahwa mortar dengan penggunaan serbuk karet dapat meningkatkan kuat tekan mortar yang terpapar suhu tinggi. Kuat tekan tertinggi sebesar 15,92 MPa dihasilkan oleh mortar serbuk karet dengan persentase 5% setelah dibakar pada suhu 500⁰C. Peningkatan kuat tekan sebesar 31.66% tersebut dibanding mortar tanpa serbuk karet menunjukkan bahwa semakin besar persentase serbuk karet, maka akan semakin tinggi ketahanan mortar pada suhu tinggi. Porositas mortar terus mengalami penurunan dengan peningkatan persentase serbuk karet, dengan porositas terkecil adalah mortar serbuk karet 5% yang dibakar pada suhu 500⁰C. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa secara umum serbuk karet dapat meningkatkan kuat tekan dan mengurangi porositas mortar pada suhu 500⁰C.

Keywords


Ban bekas; Mortar; Porositas; Serbuk karet; Suhu tinggi

Full Text:

PDF

References


Afrian, M., Djauhari, Z., Olivia, M. (2016). Ketahanan Mortar Abu Sekam Padi pada Suhu Tinggi. Prosiding Seminar ACE. Seminar Nasional Andalas Civil Engineering 2016, 22-23 Oktober 2016, Padang.

Ahmad, I.A. (2000). Tinjauan Kelayakan Balok Beton Bertulang Pascabakar secara Analisis dan Eksperimen (Tesis). Yogyakarta: Program Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada.

Atmaja, F.R., Triana, D., Ujianto, R. (2017). Struktur Beton Pasca Kebakaran Terhadap Kuat Tekan dan Karakteristik Beton. Jurnal Civtech Teknik Sipil Universitas Serang Raya, 1(1), 1-13.

Aydin, S. (2008). Development of a High-Temperature-Resistant Mortar by using Slag and Pumice. Fire Safety Journal, 43, 610-617.

Bayuasri, T., Indarto, H., Antonius. (2006). Perubahan Perilaku Mekanis Beton akibat Temperatur Tinggi. Pilar, 15(2), 117-126.

Castellote, M., Alonso, C., Andrade, C., Xavier T., Javier, C. (2004). Composition and Microstructural Changes of Cement Pastes Upon Heating. Cement Concrete Research, 34, 1633-1644.

Edeskar, T. (2004). Technical and Environmental Properties of Tyre Shreds Focusing on Ground Engineering Applications. Technical Report. Lulea: Lulea University of Technology.

Fajrin, J., Pathurahman, Pratama, L.G. (2016). Aplikasi Metode Analysis of Variance (ANOVA) untuk Mengkaji Pengaruh Penambahan Silica Fume terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Mortar. Jurnal Rekayasa Sipil, 12(1), 11-23. doi:https://doi.org/10.25077/jrs.13.2.79-90.2017

Ganjian, E., Khorami, M., Maghsoudi, A.A. Scrap-tyre-rubber Replacement for Aggregate and Filler in Concrete. Construction and Building Materials, 23, 1828-1836.

Gupta, T., Chaudhary, S., Sharma, R.K. (2014). Assessment of Mechanical and Durability Properties of Concrete Containing Waste Rubber Tire as Fine Aggregate. Construction and Building Materials, 73, 562-574.

Ismail, M., Ismail, M.E., Muhammad, B. (2011). Influence of Elevated Temperature on Physical and Compressive Strength Properties of Concrete Containing Palm Oil Fuel Ash. Construction and Building Materials, 25, 2358-2364.

Joedono, N. (2007). Mechanical Properties of After-Fire Concrete with Rice Husk Ash (RHA) as an Additional Material. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 9(1), 1-8.

Muhammad, M.A., Abdullah, W.A., Abdul-Kadir, M.R. (2017). Post-Fire Mechanical Properties of Concrete Made with Recycled Tire Rubber as Fine Aggregate Replacement. Sulaimani Journal for Engineering Sciences, 4(5), 74-85.

Putra, L.O. (2015). Perilaku Lentur Beton yang menggunakan Limbah Ban sebagai Agregat (Tugas Akhir). Makassar: Universitas Hasanuddin.

Putri, N.D., Djauhari, Z., Olivia, M. (2015). Kuat Tekan, Porositas dan Sorptivity Mortar dengan Bahan Tambah Gula Aren pada Suhu Tinggi. Prosiding Seminar ACE. Seminar Nasional Andalas Civil Engineering 2015, 13 Agustus 2015, Padang.

Ray, N. (2005). Pengaruh WC Ratio pada Perubahan Perilaku Beton Mutu Normal pada Temperatur Tinggi Pasca Kebakaran. Jurnal Rekayasa Perencanaan, 2(1), 1–14.

Sarfors, I. (2011). Used tire as base isolator tire for earthquake resistant houses. Jurnal Rekayasa Sipil, 7(1), 37-44. doi:https://doi.org/10.25077/jrs.7.1.37-44.2011

Sari, D.W., Ariefyanto, F., Gunawan, H., Olivia, M. (2013). Kinerja Beton Berserat Karet pada Suhu Tinggi. Jurnal Sains dan Teknologi, 12(1), 12-15.

Suku, Y.L., Manteiro, FX. M., Nelo, D. (2013). Perubahan Perilaku Kuat Tekan dan Tarik Belah pada Beton akibat Pemanasan. Majalah Ilmiah Indikator, 16(2), 20-29.

Syafpoetri, N.A., Djauhari, Z., Olivia, M. (2018). Karakteristik Mortar dengan Campuran Abu Kerang Lokan dalam Rendaman NaCl. Jurnal Rekayasa Sipil, 14(1), 63-71. doi:https://doi.org/10.25077/jrs.14.1.63-72.2018

Thomas, B.S., Gupta, R.C. (2016). A Comprehensive Review on the Applications of Waste Tire Rubber in Cement Concrete. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 54, 1323-1333.

Tjokrodimuljo, K. (1996). Teknologi Beton. Yogyakarta: Biro Penerbit Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada.

Wang, H-Y., Chen, B.T., Wu, Y-W. (2013). A Study of the Fresh Properties of Controlled Low-strength Rubber Lightweight Aggregate Concrete (CLSRLC). Construction and Building Materials, 41, 526-531.




Jurnal Rekayasa Sipil (JRS)-Universitas Andalas (Unand). ISSN: 1858-2133 (print) & 2477-3484 (online)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons License