Karakteristik Beton Portland Composite Cement (PCC) Dan Silica Fume Untuk Aplikasi Struktur di Daerah Laut

Dwi Susanto(1), Zulfikar Djauhari(2), Monita Olivia(3*)

(1) Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Riau University
(2) Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Riau University
(3) Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Riau University
(*) Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.25077/jrs.15.1.1-11.2019

Copyright (c) 2019 Dwi Susanto, Zulfikar Djauhari, Monita Olivia

Abstract


Trend penggunaan semen untuk konstruksi dalam beberapa tahun belakangan ini telah beralih dari tipe Ordinary Portland Cement (OPC) menjadi Portland Composite Cement (PCC). Hal ini berdasarkan kebijakan industri semen untuk mengkonversi sebagian kandungan semen OPC menggunakan material pozzolanik. Oleh karena itu semen tipe PCC lebih mudah diperoleh di pasaran dan telah banyak digunakan sektor konstruksi dalam aplikasi di berbagai lingkungan meski belum banyak diteliti keunggulannya. Pada penelitian ini dikaji karakteristik beton semen PCC untuk aplikasi dermaga di daerah pasang-surut lingkungan air laut. Parameter penelitian adalah penambahan aditif silika dan umur beton yang direndam di air laut. Beton PCC dengan mutu beton fc’ = 30 MPa digunakan sebagai campuran kontrol, sedangkan beton PCC dengan tambahan silica fume (PCC+SF) sebesar Setelah benda uji dicetak, kemudian benda uji direndam di bak perendaman selama 3 hari dan diletakkan di daerah pasang-surut pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara hingga waktu pengujian. Pengujian yang dilakukan adalah kuat tekan, kuat tarik dan porositas setelah benda uji direndam dalam air laut pada umur 28, 91 dan 180 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa umumnya kuat tekan dan kuat tarik meningkat serta porositas menurun untuk beton PCC dan PCC+SF meski direndam di daerah pasang-surut hingga umur 180 hari. Akan tetapi beton PCC+SF memiliki karakteristik lebih baik dibandingkan beton PCC dan direkomendasikan untuk beton terpapar air laut di daerah pasang-surut.

Keywords


air laut; Portland Composite Cement; Silica Fume; Kuat Tekan; Porositas

Full Text:

PDF

References


King, D. (2012). The effect of silica fume on the properties of concrete as defined in Concrete Society Report 74, cementitious materials. In 37th Conference on Our World in Concrete & Structures, 29-31 August 2012, Singapore (pp. 29-31)

Labib, N. M., Setyawan, A., & Sumarsono, A. (2016). Analisis reaksi alkali silika agregat terhadap kuat tekan dan kuat lentur beton untuk perkerasan kaku yang tahan terhadap air laut. Matriks Teknik Sipil, 602–609.

Mehta, P. Kumar. (1991). Concrete in Marine Environment. Elsevier Applied Science, London & New York, pp: 77-85

Mulyono, T. (2004). Teknologi Beton. CV Andi Offset, Jogjakarta.

Ollivier, J.P., Maso, J.C., & Borudette, B. (1995). Interfacial Transition Zone in Concrete. Advanced Cement Based Materials, 2(1), 30-38.

Olivia, M., & Indrawan, B. (2013). Sifat Mekanis dan Rembesan Beton Mutu Tinggi Menggunakan Agregat Halus Pasir Laut dan Bahan Tambah Silica Fume. Jurnal Sains dan Teknologi , 12(1), 7–11.

Ping, G., Beaudoin, J.J., Min, H. Z., & Malhotra,V.M. (1999). Performance of Steel Reinforcement in Portland Cement and High-Volume Fly Ash Concretes Exposed to Chloride Solution. ACI Materials Journal, 96(5), 551-558.

SNI (2004). SNI 15-7064-2004: Semen portland komposit. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.

Sudarmoko. (1995). Pengaruh Abu Sekam Padi (Rice Husk Ash) Pada Kuat Tekan Beton. Media Komunikasi Tenik Sipil, 6(1), 8-11.

Sudjono, A.S. (2005). Prediksi Waktu Layan Bangunan Beton Terhadap Kerusakan Akibat Korosi Baja Tulangan. Civil Engineering Dimension, 7(1), 6 – 15.

Supartono, F.X. (2001). Beton Bahan Dasar dan Unsur Kekuatannya. Di dalam: Anonim. Trend Teknik Sipil Era Milenium Baru. Bandung: Yayasan John Hi-Tech Idetama.

Tjokrodimuljo, K. (1996). Bahan Bangunan. Yogyakarta: Teknik Sipil.UGM

Turkmen, I. (2003). Influence of different curing conditions on the physical and mechanical properties of concretes with admixtures of silica fume and blast furnace slag. Materials Letters, Vol. 57(29), 4560-4569.




Jurnal Rekayasa Sipil (JRS)-Universitas Andalas (Unand). ISSN: 1858-2133 (print) & 2477-3484 (online)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons License