Komunikasi Antarpribadi pada Pembebasan Lahan Proyek Padang Bypass

Rama Andria(1*), Afrizal Afrizal(2), Azwar Azwar(3)

(1) Andalas University
(2) Andalas University
(3) Andalas University
(*) Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.25077/jrs.14.2.95-106.2018

Copyright (c) 2018 Rama Andria

Abstract


Proyek Peningkatan Kapasitas Jalan Padang Bypass yang dimulai tahun 2014 mendapat resistensi dari warga yang menguasai area yang akan dijadikan objek pelebaran jalan. Dalam upaya menyelesaikan masalah tersebut, Pemerintah Kota Padang membentuk Tim Penyelesaian Masalah Lahan Pembangunan Jalur II Jalan Padang ByPass. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui jenis komunikasi yang digunakan oleh Tim serta tingkat keberhasilannya. Dari hasil wawancara mendalam kepada informan pengamat dan informan pelaku diketahui bahwa Tim melakukan pendekatan tidak hanya secara formal melalui sosialisasi dan musyawarah, namun juga secara informal melalui pendekatan komunikasi antarpribadi berupa kunjungan ke rumah warga dan pendekatan penyelesaian kasus per kasus. Meskipun proses komunikasi tersebut diganggu oleh persepsi-persepsi negatif berupa kebohongan, kecurigaan, kesimpangsiuran informasi, ketidakpatuhan terhadap konsensus, serta adanya pengaruh dari kelompok kecil dan pemaksaan kehendak, namun secara umum komunikasi antarpribadi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Padang dapat mencapai hasil yang baik. Hal ini terlihat dari percepatan menurunnya jumlah lahan yang bermasalah setelah terbentuknya Tim. Namun demikian disadari bahwa penerapan teori-teori komunikasi antarpribadi seperti teori akomodasi komunikasi dan teori pertukaran sosial juga dapat memperlambat proses negosiasi jika tidak dapat dijalankan secara efektif.

Keywords


Padang-Bypass; pembebasan lahan; komunikasi antarpribadi

Full Text:

PDF

References


Afrizal. (2006). Sosiologi Konflik Agraria: Protes-protes Agraria dalam Masyarakat Indonesia Kontemporer, Padang: Andalas University Press.

Afrizal. (2007). Jurnal Negara dan Konflik Agraria: Studi Kasus pada Komunitas Pusat Perkebunan Kelapa Sawit Berskala Besar di Sumatera Barat, Surabaya: FISIP Unair.

Afrizal. (2014). Metode Penelitian Kualitatif: Sebuah Upaya Mendukung Penggunaan Penelitian Kualitatif dalam Berbagai Disiplin Ilmu. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Budyatna, M, Ganiem, L.M. (2011). Teori Komunikasi Antarpribadi, Jakarta: Kencana Prenada Media.

Budyatna, M. (2015). Teori-teori Mengenai Komunikasi Antar-Pribadi, Jakarta: Prenadamedia.

Cangara, H. (2016). Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta: Rajawali Pers.

Colombijn, F. (2006). Paco-paco (Kota) Padang, Yogyakarta: Ombak.

Dilla, S. (2012). Komunikasi Pembangunan Pendekatan Terpadu. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Effendy, O.U. (2013). Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyana, D. (2005). Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurudin. (2016). Ilmu Komunikasi Ilmiah dan Populer, Jakarta: Rajawali Pers.

Suryanto. (2015). Pengantar Ilmu Komunikasi, Bandung: Pustaka Setia.

Tubbs, S.L., Moss, S. (2012). Human Communication Prinsip-prinsip Dasar, Bandung: Remaja Rosdakarya.




Jurnal Rekayasa Sipil (JRS)-Universitas Andalas (Unand). ISSN: 1858-2133 (print) & 2477-3484 (online)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons License