Karakteristik Mortar Dengan Campuran Abu Kerang Lokan Dalam Rendaman NaCl

Nelvia Adi Syafpoetri(1*), Zulfikar Djauhari(2), Monita Olivia(3)

(1) Universitas Riau
(2) Universitas Riau
(3) Universitas Riau
(*) Corresponding Author

DOI: https://doi.org/10.25077/jrs.14.1.63-72.2018

Copyright (c) 2018 Nelvia Adi Syafpoetri, Zulfikar Djauhari, Monita Olivia

Abstract


Kulit kerang merupakan bahan yang dapat digunakan sebagai bahan pengganti agregat kasar, pengganti pasir, filler, dan sebagai bahan pengganti semen. Kandungan CaO dari kulit kerang berpotensi untuk meningkatkan kekuatan beton dan memperbaiki sifat-sifat beton. Pada penelitian ini abu dari kulit kerang lokan digunakan sebagai bahan tambah atau filler pada mortar dalam rendaman NaCl. Kulit kerang lokan dibakar, dihaluskan dan disaring menggunakan saringan no.200 untuk mendapatkan ukuran partikel yang halus sehingga dapat memberikan reaksi pozzolanik yang lebih baik dan lebih mudah untuk mengisi pori pada pasta semen. Variasi penggunaan abu kulit kerang lokan sebagai bahan tambah atau filler adalah 0%, 5%, dan 10%. Proses perawatan benda uji adalah 28 hari perendaman air biasa dan dilanjutkan dengan perendaman dalam larutan NaCl. Tahap pengujian yaitu pengujian kuat tekan, pengujian porositas, dan perubahan berat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan abu kulit kerang lokan dapat meningkatkan kekuatan beton dan kinerja beton. Mortar dengan penambahan abu kulit kerang lokan sebanyak 5% dan 10% memiliki kekuatan tekan yang  tinggi, porositas rendah dan perubahan berat kecil dibandingkan mortar 0%. Diperoleh nilai optimum dari mortar dengan penambahan abu kulit kerang lokan sebanyak 5% dalam rendaman NaCl.


Keywords


durabilitas; beton; kerang lokan; mortar

Full Text:

PDF

References


Adam, N. A. ST. (2014). Pengaruh Penambahan Natrium Klorida (NaCl) Terhadap Waktu Ikat, Kuat Tekan Mortar dan Pasta. Universitas Hasanudin.

Aveldaño, R. R., & Ortega, N. F. (2011). Characterization of concrete cracking due to corrosion of reinforcements in different environments. Construction and Building Materials, 25, 630–637.

Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. (2011). Statistika Perikanan Tangkap Indonesia 2010. Kementrian Perikanan Dan Kelautan Indonesia. Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. Jakarta.

Kuo, Wen-ten., Wang, Her-Yung., Shu, Chun-Ya., & Su, De-Sin. (2013). Engineering properties of controlled low-strength materials containing waste oyster shells. Construction and Building Materials, 46, 128–133.

Lertwattanaruk, P., Makul, N., Siripattarapravat, C. (2012). Utilization of ground waste seashells in cement mortars for masonry and plastering. Journal of Environmental Management, 111, 133–141.

Mehta, P. K., & Monteiro, P. J. M. (2006). Concrete: Microstructure, Properties, and Materials. McGraw-Hill.

Mifshella, Annisa Arifandita. (2014). Sifat Mekanis Beton Kulit Kerang ( Anadara grandis ) Sifat Mekanis Beton Kulit Kerang. Universitas Riau

Mo, H.K., et al. (2018). Recycling of seashell waste in concrete : A Review. Construction and Building Materials, 162, 751-764.

Mulyono, T. (2004). Teknologi Beton. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Neville, A.M. (2011). Properties of Concrete 5th Edition. England: Pearson Education Limited.

Oktaviani, R. (2016). Penggunaan Bubuk Kulit Kerang Darah Dan Lokan Sebagai Bahan Pengganti Semen. Universitas Riau. Riau

Olivia, M. (2009). Durability of Low Calcium Fly Ash Geopolymer Concrete in Chloride Solution. Proceedings of the 6th Asian Symposium on Polymer in Concrete.

Olivia, M., Oktaviani ,R., Ismeddiyanto (2016). Properties of concrete containing ground waste cockle and clam seashells. Sustainable Civil Engineering Structures and Contruction Materials.

Olivia, M. (2011). Durability Related Properties of Low Calcium Fly Ash Based Geopolymer Concrete. Curtin University of Technology.

Othman, N.H., Bakar, B.H.A., Don, M.M., Johari, M.A.M. 2013. Cockle Shell Ash Replacement for Cement and Filler in Concrete. Malaysian Journal of Civil Engineering

Permana, A.B. (2008). Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Hijau. [diakses: 23 September 2012]

Putra, M.A. (2014). Pemanfaatan Kombinasi Limbah Abu Ampas Tebu dan Abu Kulit Kerang Sebagai Subtitusi Semen Pada Campuran Beton Mutu K225 dengan NaCl Sebagai Rendaman. Universitas Sriwijaya.

Safi, B., Saidi, M., Daoui, A., Bellal, A., Mechekak, A., Toumi, K. (2015). The Use of Seashell As A Fine Aggregate (By Sand Substitution) in Self-Compacting Mortar (SCM). Construction and Building Materials.

Siregar, S.M. (2009). Pemanfaatan Kulit Kerang dan Resin Epoksi Terhadap Karakteristik Beton Polimer. Universitas Sumatera Utara.

Supriani, F. (2013). Pengaruh Umur Beton Terhadap Kuat Tekan Beton Akibat Penambahan Abu Cangkang Lokan. Universitas Bengkulu.

SNI 06-6825-2002. Metode Pengujian Kekuatan Tekan Mortar Semen Portland untuk Pekerjaan Sipil. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

SNI 15-2049-2004. Semen Portland. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Syafpoetri, NA. (2013). Pemanfaatan Abu Kulit Kerang (Anadara grandis) Untuk Pembuatan Ekosemen. Universitas Riau

Tarisa, E. (2016) Durabilitas Beton Bubuk Kulit Kerang Di Lingkungan Air Laut. Universitas Riau.




Jurnal Rekayasa Sipil (JRS)-Universitas Andalas (Unand). ISSN: 1858-2133 (print) & 2477-3484 (online)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons License